Jelang Nataru, Ini Antisipasi yang Dilakukan UPT Parkir Dishub Bandung

-Bandung Barat EkspresBandung RayaBerita

BANDUNG – Menjelang Natal Tahun dan Baru (Nataru) 2022, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung akan menyiapkan sejumlah personel untuk mengurai kerumunan masyarakat.

Kepala UPT Parkir Dishub Kota Bandung, Yogi Mamesa mengatakan bahwa kantong-kantong parkir yang mendominasi adalah kawasan Alun-alun Bandung.

“Kita pecah aja, kita uraikan, ya mudah-mudahan Bandung selalu kondusif. Walaupun nanti ada hal-hal yang tidak diinginkan, paling percikan-percikan sedikit lah,” ujar Yogi di Kantor UPT Parkir, Jalan Babatan No 4, Kota Bandung, Selasa (21/12).

Yogi menjelaskan pagi pengendara yang akan mengunjungi Alun-alun akan diarahkan ke basement. Dengan itu, kata dia, parkir bisa terpusat di tempat tersebut.

“Jadi untuk yang di Alun-alun, kita arahkan ke basement, yang ada di Alun-alun itu. Nanti posisi yang di Jalan Asia Afrika yang depan Pendopo, kita arahkan ke bawah (masuk basement). Artinya kalau parkir silahkan di basement, kalau maen silahkan ke mana saja. Yang penting pada saat orang lain berkendara itu lancar,” katanya.

Pihaknya menuturkan bahwa parkiran basement Alun-alun Bandung masih memadai untuk parkir kendaraan. Apalagi, kata dia, di lokasi tersebut sudah dilakukan penataan.

“Alhamdulillah masih memadai, kemarin kebetulan basement sudah kita bagus-baguskan. Taruh yang lantai bawahnya sudah diaspal, lampu-lampu sudah diganti, bahkan PKL pun sudah ditata di basement,” bebernya.

“Kurang lebih 2000 mobil masuk,” tambahnya.

Mengantisipasi jika basement Alun-alun penuh, Yogi menuturkan bahwa pihaknya akan mengarahkan ke parkiran gedung Palaguna.

“IsyaAllah kita sudah ke lapangan, kita arahkan ke Palaguna itu. Kalaupun itu yang megang kan masyarakat, kalau masyarakat kan kita tidah tahu nilainya harus berapa,” katanya.

“Nanti saya arahkan mereka untuk menyamakan harga yang dikeluarkan UPT Parkiran, kalau lebih dari ketentuan ya kita tarik orang-orangnya,” lanjut Yogi.

Yogi menambahkan pada Nataru nanti yang akan difokuskan adalah beberapa Gereja yang ada di Kota Bandung. Menurutnya, hal tersebut dilakukan supaya tidak terjadi kemacetan.

“Karena Nataru itu Natal dan Tahun Baru, paling kita pos-pos kan lebih ke tempat-tempat Gereja. Karena pasti ada penumpukan tuh di gereja-gereja, kita nanti bagi anggota ke sana, minimalnya tidak terjadi kemacetan lah,” katanya.

“Gereja Catedral, Gereja yang ada di Jalan Jakarta, yang selalu ramai,” pungkasnya.* (mg2/wan)